Category: Serba Serbi

Belum Habis Satu, Kini Datang Lagi Satu Mantan Pemain Barca Tercyduk Polisi

Nama besar Barcelona mungkin sudah cukup tercoreng dengan kejadian-kejadian buruk yang terjadi beberapa bulan terakhir. Satu kisah menarik dan terkesan buruk bagi Barca kembali terjadi, dimana bekan mantan pemainnya yang bernama Fabio Rochemback dikabarkan harus berurusan dengan pihak kepolisian Brasil atas tuduhan bermain judi terlarang.

Diketahui secara dalam, menjelaskan jika Rochemback tercyduk polisi lantaran terlibat dalam aktifitas sabung ayam. Atas kejadian ini, maka Rochemback tercatat sudah kali kedua secara beruntun berurusan dengan polisi dalam kasus yang sama.

Rochemback sendiri dikenal sebagai mantan pemain Barca yang cukup fenomenal, bukan hanya dilevel klub. Dirinya juga cukup dikenal sebagai mantan pemain Brasil yang sukses memberikan dampak positif. Dalam perjalanan karirnya di Brasil, Rochemback tercatat sudah bermain hampir tujuh musim.

Dilain sisi, Rochemback menjalani level klub yang cukup baik. Dimana tahun 2000, dia memulai karir di klub Eropa dan memutuskan pindah dari klub Internacional ke Barca. Rochemback pun sukses menjalani karir di La Liga Spanyol sampai di 2005, dimana sebelumnya dia harus mendapat keputusan dipinjamkan ke Sporting Lisbon dimusim 2013.

Mencapai titik kesuksesan di Barca, lalu Rochemback pindah ke Premier League Inggris dengan tergabung bersama Middlesbrough, Gremio dan Dalian Aerbin. Kini jejak manis Rochemback tinggal kenangan dan kenangan tersebut harus dicoreng dengan sikap buruk Rochemback di Brasil.

Rochemback harus menerima tuduhan kejahatan lingkungan. Sabung ayam memang termasuk kegiatan ilegal di wilayah tersebut. Pihak kepolisian setempat menjelaskan jika dalam proses penggerebekan, mereka berhasil mengamankan 89 ayam jantan yang dijadikan subyek pertarungan.

Tak berhenti sampai disitu saja, Polisi juga menyita senapan angin dan uang taruhan yang bernilai 26 ribu euro. Nama Rochemback mungkin sudah menjadi daftar hitam kepolisian setempat, pasalnya momen ini bukan kali pertama bagi Rochemback.

Pada musim 2011 lalu, polisi juga mencyduk Rochemback karena terbukti memiliki beberapa aset perjudian berupa ayam petarung dirumahnya di kota Soledad, Brasil.

No Comments

Adidas Siap Putus Kontrak AC Milan di Akhir Musim

Adidas bersama AC Milan tercatat sudah bekerja sama hampir 20 tahun lebih, raksasa apparel asal Jerman ini diklaim siap memutus kontrak hubungan baik dengan klub Serie A Italia tersebut di akhir musim mendatang.

Sejatinya masa kontrak Milan dengan Adidas baru akan berakhir pada 2023 mendatang dan memiliki nilai kontrak mencapai 19.7 juta euro. Namun entah penyebabnya, Adidas siap memutus kontrak kerja sama dengan Mila pada bulan Juni 2018.

Adapun isu ini sebenarnya sudah terjadi pada akhir musim kemarin, lebih tepatnya setelah Milan menjalani kerja sama dengan investor asal Tiongkok. Akan tetapi, sampai sejauh ini kerja sama tersebut masih berlangsung dan terus mendapatkan banyak keuntungan.

Melangkah lebih jauh, Adidas diprediksi akan merilis pemutusan kerja sama dengan Milan antara bulan Desember atau Januari mendatang. Dan bisa dipastikan keputusan pemutusan kontrak benar akan terjadi, namun bulan waktu pengumuman belum bisa dipastikan oleh pihak Adidas.

Dengan situasi yang akan terjadi, lantas Milan langsung bergerak cepat dengan mencoba mencari sponsor baru. Rival adidas, Nike pun menjadi pertentangan Milan sebagaimana apparel asal Amerika Serikat tersebut sudah menjadi sponsor rival sekota Milan, Inter Milan.

Terlepas dari dua pabrikan besar tersebut, ada dua nama lain yang sedang naik daun macam Under Armour dan New Balance diklaim berpeluang besar menjalin kerjasama dengan Milan, meski nilai kontraknya hingga kini belum terungkap pasti.

Jika benar terjadi, maka ini akan menjadi momen kedua bersejarah Milan ditinggal Sponsor. Sebelumnya pada bulan Maret 2016 kemarin, pabrikan mobil mewah Audi juga memutus kerja sama dengan AC Milan yang tidak diketahui apa penyebabnya sampai sekarang ini.

Terlepas dari sponsor yang melekat pada jersey Milan, penampilan mereka secara keseluruhan cukup menawan. Semenjak diakuisisi perusahaan besar asal Tiongkok, Milan berubah menjadi salah satu tim bintang Serie A yang siap mengkhiri dominasi Juventus sebagai juara beruntun.

No Comments

FIFA Rilis Nominasi Puskas Award 2017, Gol Kalajengking Giroud Diunggulkan

FIFA secara resmi merilis nominasi finalis peraih penghargaan Puskas Award 2017 atau biasa dikenal dengan gol terbaik dari seluruh dunia. Dari tiga nominasi final, masuk nama satu pemain dari Liga Eropa, dia adalah penyerang Arsenal, Olivier Giroud.

Giroud masuk ke dalam nominasi ini untuk pertama kalinya sekaligus diunggulkan untuk mendapat penghargaan tersebut. Adapun perubahan telah dilakukan oleh FIFA, dimana mereka sebelumnya merilis 10 nominasi gol terbaik untuk tahun 2017.

Perubahan itu lantas memunculkan poling baru dari para fans yang pada akhirnya menyudutukan pada tiga gol yang masuk dalam nominasi final peraih Puskas Award 2017. Tiga finalis tersebut adalah Giroud, Deyna Castellanos dari timnas wanita Venezuela U-17 dan Oscarine Masuluke kiper klub asal Afrika Selatan, Baroka FC.

Seperti yang sudah-sudah, pemenang penghargaan ini akan ditentukan oleh hasil poling dari berbagai macam fans seluruh dunia. Poling ini akan disaring menjadi satu rangkuman dan siap memunculkan pemenang baru. Adapun pengumuman peraih Puskas Award akan diselenggarakan pada 23 Oktober 2017 di London, Inggris.

Masuknya nama Giroud berdasarkan gol cantik yang dia buat untuk Arsenal. Menjalani lagi Boxing Day melawan Crystal Palace di Stadion Emirates. Penyerang asal Prancis, melakukan gerakan mirip sengatan kalajengking saat menyambut umpan Alexis Sanchez yang kemudian mencatatkan namanya dipapan skor.

Sementara nominasi lain macam Castellanos mencetak gol dari tendangan jarak jauh. Beberapa saat setelah kick off, Castellanos melalukan keputusan cepat dengan melepaskan tendangan dari lingkaran tengah lapangan. Alhasil bola sepakan sang pemain meluncur deras ke arah gawang lawan yang tidak mampu ditepis oleh penjaga gawang.

Dan yang terakhir muncul nama Masuluke yang mencetak gol pada 30 November 2016 lalu di South African Premiership 2016/17. Masuluke mengambil keputusan untuk melaju ke depan gawang lawan untuk menyambut sepak pojok. Keputusan itu terbilang tepat dan sangat berani, hasilnya sangat memuaskan sebagaimana sang kiper berhasil mencetak gol lewat tendangan salto dari jarak yang lumayan jauh namun masih tetap berada dalam lingkaran garing gawang tim lawan.

No Comments

Terbukti Bersalah, Carvalho Resmi Jalani Kurungan Tujuh Bulan Penjara

Pemain yang pernah bersinar dalam era 2000an, Ricardo Carvalho harus menerima tekanan batin usai divonis hukuman kurangan tujuh bulan penjara karena terbukti menyimpangkan dana pajak selama menjabat sebagai pemain Real Madrid.

Carvalho tercatat berseragam El Real sejak 2010, dimana sang bek bekerja sama kembali dengan Jose Mouriho sebagaimana sang pelatih adalah sosok yang berjasa dalam mengembangkan karir Carvalho di Chelsea.

Menjalani tiga musim apik, Carvalho akhirnya meninggalkan Santiago Bernabeu dengan bergabung bersama AS Monaco pada musim 2013. Namun sayang, perjalanan hitam Carvalho tercium oleh pihak otoritas pajak Spanyol, dimana Carvalho terbukti bersalah menyalah gunakan pajak sejak 2011-12.

Carvalho, 37 tahun itu sendiri akhirnya menerima vonis yang dilontarkan oleh pengadilan Madrid tersebut. Adapun pihak jaksa penuntu umum sebenarnya mengajukan hukuman yang lebih berat kepada Carvalho, dimana hukuman itu seharusnya selama satu tahun. Selain itu, dia juga diberi denda sebesar 300 ribu Euro.

Beruntung bagi Carvalho, dimana pihak pengadilan tinggi Madrid menyadari bahwa pengajuan itu dianggap tidak proporsional terhadap pelanggaran tersebut. Mereka akhirnya mengurangi hukuman penjaranya menjadi tujuh bulan saja dan denda sebesar 142,822 ribu Euro.

Carvalho pun mendapat keringanan karena menyadari apa yang sudah dilakukan. Dan selama persidangan Carvalho bersikap kooperatif pada para penyelidik kasusnya tersebut. Dan akhirnya Carvalho mendapat pengurangan hukuman, selain itu dia juga sudah membayar 545,981 ribu Euro seperti yang diminta pihak pengadilan.

Menariknya disini adalah Carvalho tak perlu menjalani hukuman kurungan penjara tersebut. Sebab berdasarkan hukum di Spanyol, setiap vonis yang masa hukumannya di bawah dua tahun, yang juga tidak melibatkan kasus kekerasan, pihak terdakwa tidak perlu masuk penjara namun hukumannya ditunda dan memungkinkan sang terdakwa untuk menjalani masa percobaan saja.

Dengan kepastian itu, Carvalho pun kembali bisa bermain. Diketahui secara jelas jika Carvalho masih berlaga dalam pentas Liga besar Tiongkok dan tergabung bersama Shanghai SIPG.

No Comments

Horor, Pelatih Ini Memotivasi Pemainnya Dengan Cara Menodongkan Senapan

Memberikan kata-kata penyemangat atau biasa dikenal dengan istilah memotivasi adalah satu hal yang biasa dilakukan oleh para pelatih sepakbola, termasuk yang diterapkan oleh pelatih profesional yang berlaga dipentas Serie A Italia.

Namun akan berbeda arti ketika pelatih tersebut memberikan cara yang salah seperti yang dilakukan oleh menajer klub Serie A ini yang cukup unik, horor dan sangat mengundang lelucon.

Berdasarkan keterangan dari mantan pemain Juventus dan timnas Italia, Amauri membeberkan apa yang sudah dilakukan oleh Francesco Guidolin adalah satu sikap yang salah dengan cara menodongkan senapan pada para pemain Palermo untuk membantu memotivasi tim sebelum pertandingan dimulai dan itu tepatnya terjadi dikala Palermo berlaga dikompetisi Liga Europa musim 2006.

Amauri Ketika di Palermo

Amauri, 37 tahun tercatat menghabiskan karirnya selama dua musim di Palermo dan sang pemain berhasil mengingat kejadian horor yang didapat dikala berhadapan dengan West Ham United di leg kedua babak pertama kualifikasi Liga Europa.

Ketika itu, Palermo unggul 1-0 pas menang dileg pertama. Dan Amauri menjelaskan sikap Guidolin yang tak biasa sampai menggunakan senjata untuk menginspirasi para pemainnya sebelum pertandingan di Renzo Barbera yang pada akhirnya mereka kalah telak 3-0.

“Saya tak pernah bisa lupa satu sore dalam sesi latihan persiapan pertandingan Liga Europa. Kami mempersiapkan diri untuk leg kedua melawan West Ham dan Guidolin datang ke ruang ganti dengan membawa tas besar.” cetus Amauri.

“Dia kemudian mengeluarkan sebuah senapan, mengarahkannya ke semua rekan setim saya dan saya, dengan mengalurkan kata ‘Kita sudah melukai mereka, sekarang pergi ke lapangan dan habisi mereka’,”

“Saya sangat ingat, ketika itu saya bersama tepat dengan Simplicio, kami berhasil menahan tawa, namun itu kenangan yang indah sampai sekarang masih ada dalam pikiran saya.” Amauri mengakhiri.

No Comments

Tiga Alasan Jitu Arsenal Harus Boyong Ancelotti

Arsene Wenger adalah sosok yang tak bisa dilepaskan dari banyaknya keberhasilan Arsenal dikancah liga domestik. Catatan yang paling ektrim adalah rekor Wenger yang hampir mendekati Sir Alex Ferguson sebagai manajer dengan laga terbanyak sepanjang sejarah Premier League Inggris.

Wenger sendiri terhitung sebagai salah satu pelatih terlama yang tampil dikancah Premier League Inggris usai datang ke Arsenal pada musim 1996. Meski terbilang setia, namun Wenger tak mampu lagi mengembalikan kejayaannya ketika memberikan banyak gelar Liga Primer sejak era The Invincibles.

Situasi ini jelas memunculkan banyak reaksi dari berbagai pihak terlebih khusus pada para fans The Gunners yang tak pernah berhenti untuk mendemokan kemunduran Wenger dari posisi kepelatihan Arsenal.

Spekulasi pun bermunculan, tak pernah berhenti nama-nama baru bermunculan sebagai pengganti Wenger. Yang terbaru saat ini adalah sosok Carlo Ancelotti yang baru saja didepan Bayern Munchen karena dianggap gagal menaikan level performa Munchen dikancah domestik maupu Eropa.

Dikabarkan lebih dalam, Ancelotti memiliki mimpi untuk kembali lagi ke pantas Liga Primer usai pernah sukses bersama Chelsea. Lantas kesempatan itu akan mungkin terjadi ketika Arsenal benar-benar mendepak Wenger dimasa mendatang.

Berikut kami sampaikan tiga alasan akurat mengapa Ancelotti sangat cocok menggantikan posisi Wenger di Arsenal berdasarkan banyak pendapat dari berbagai pihak dan khususnya dari pengamat sepakbola Inggris:

1. Kejayaan Masa Lalu Ancelotti

Ancelotti merupakan sosok pelatih berpengalaman dengan segudang gelar diberbagai liga dunia. Dia berhasil mempersembahkan gelar juara bagi AC Milan, Bayern munchen, Real Madrid, Paris Saint Germain dan Chelsea.

Ketika semua pelatih beranggapan bahwa mendapatkan gelar Premier League adalah sulit, namun Ancelotti sukses mementahkan semua prediksi itu usai sukses bersaing dengan Sir Alex Ferguson dalam ajang Premier League.

Keberhasilan dan gelar mentereng Ancelotti akan mungkin membuka hati Arsenal untuk mendatangkannya ke Emirates. Meski situasi dan usia yang terus bertambah, namun sosok Ancelotti masih dianggap masih memiliki aura positif untuk mengomandoi klub sebesar Arsenal.

2. Gaya Kepelatihan Ancelotti

Keputusan yang tidak bisa diganggu gugat oleh siapapun tak membuat Wenger mendapati banyak gelar, malah sebaliknya. Sikap keras yang ditunjukan Wenger malah berdampak negatif dan merugikan klub hingga satu dekade terakhir.

Meski Premier League terus berkembang, namun Wenger enggan untuk merubah gaya taktik kolotnya dimasa jaya lalu. Dan baru pada musim 2006 lalu, Wenger mau mencoba beradaptasi dengan perkembangan sepakbola modern. Dimana Wenger memberanikan diri menggunakan taktik 3-4-3 dan 3-5-2, Arsenal bisa meraih kesuksesan meski tetap gagal menjuarai Premier League.

Dan sosok Ancelotti sendiri lebih mengedepankan formasi favoritnya 4-3-2-1, yang membuatnya sangat sukses di AC Milan. Lanjut kesuksesan datang ke hadapan Ancelotti ketika memenangkan La Decima bersama Real Madrid dengan menggunakan formasi 4-3-3.

Baik Wenger maupun Ancelotti adalah salah satu pelatih terbaik dunia. Akan tetapi, Ancelotti bisa dikatakan lebih baik ketimbang Wenger dari sisi pengalaman maupun raihan gelar. Prinsip kerja Ancelotti telah terbukti ampuh bersaing dikancah dunia, jika dibandingkan dengan Wenger yang dianggap masih keras kepala yang hanya mampu mendapatkan gelar domestik saja.

3. Ancelotti Bisa Menarik Pemain Bintang

Arsenal tak kunjung memperlihatkan daya tarik yang luar biasa bagi para pemain bintang kelas dunia. Para pemain bintang tersebut nampak enggan hijrah ke Arsenal lantarang tidak ada nya kemauan yang pasti dari klub itu sendiri. Kegagalan demi kegagalan pun Arsenal dapatkan, Wenger pun tak mendukung perubahan itu dengan enggan melalukan pembelian pemain bintang dan terkesan pelit.

Bahkan hampir lebih dari satu dekade Arsenal baru mau membeli pemain bintang seperti Alexis Sanchez dan Mesut Ozil. Keputusan yang tidak mengeluarkan kebijakan membeli pemain bintang telah membuat Arsenal tak mampu bersaing dengan klub papan atas Premier League.

Lantas dengan sosok Ancelotti, maka Arsenal bisa saja mendatangkan banyak pemain bintang. Ancelotti dianggap mampu menarik minat para pemin bintang untuk bekerja sama dengannya. Kemungkinan besar banyak pemain bintang yang akan kembali dengan Ancelotti di Emirates Stadium.

Satu yang akan menarik pemain bintang adalah kesuksesan Ancelotti meraih gelar Liga Champions. Ancelotti adalah satu-satunya manajer setelah bos Liverpool Bob Paisley yang sukses mengangkat gelar Liga Champions tiga kali dalam karir kepelatihannya. Dan Ancelotti sendiri adalah kesuksesan luar biasa Madrid dalam menggenapkan gelar La Decima.

No Comments