Presiden PSG Buka Peluang Kepulangan Ibraimovic

Presiden PSG Buka Peluang Kepulangan Ibraimovic

Presiden Paris Saint-Germain, Nasser al Khelaifi, angkat bicara mengenai peluang untuk memulangkan salah seorang mantan bintang klub pimpinannya, Zlatan Ibraimovic. Bahkan, jika memang bisa, kepulangan Ibra menuju Paris harus terealisasi pada bursa transfer musim dingin mendatang.

Presiden PSG Buka Peluang Kepulangan Ibraimovic

Seperti diketahui, Zlatan Ibrahimovic merupakan salah satu mantan pemain Paris saint-Germain. Selama periode 2012 hingga 2012 membela Les Parisiens, Ibra tampil sangat menawan dan konsisten menjadi top skorer klub, mengantarkan mereka meraih trofi ligue 1 Prancis secara beruntun. Setelah kontraknya berakhir, ibra kemudian memutuskan gabung Manchester United.

Musim kemarin merupakan musim debutnya bersma MU, dan harus dikatakan, musim debutnya berlangsung sangat baik. Gol demi gol dicatatkan ibra, namun catatan impressif tersebut kemudian terhenti di akhir musim, akibat cedera lutut parah yang menimpa pemain asal Swedia. Situasi ini sempat membuat Ibra nyaris berstatus tanpa klub, sebelum kemudian, Manchester united kembali mengikatnya dengan kontrak satu tahun.

Tapi, Ibra sendiri maish belum bisa bermain, setidaknya sampai awal tahun depan. Namun demikian, presiden PSG mengatakan bahwa ada kemungkinan timnya bakal memulangkan Ibra ke Paris, meski tidak dalam kapasitas sebagai pemain.

“Semuanya mungkin saja terjadi,” tutur Al-Khelaifi ketika mendapat pertanyaan soal situasi Ibra dari Expressen.

Sementara itu, pandit Prancis, Dominque Severac, mengatakan:

“Ya Zlatan punya potensi kembali ke Parc des Princes segera. Anda tidak pernah tahu. Klub sudah menjanjikan banyak hal sebelumnya, dan itu tidak terjadi. Namun saya berharap itu akan terwujud. Dan dia harus mendapat banyak kekuasaan di sana. Anda tak bisa memberi peran kecil pada Zlatan. Saya rasa dia bisa kembali memainkan peran penting di klub sekali lagi!” ujarnya.

Manchester United sendiri belakangan mengandlkan penyerang anyar mereka, romelu Lukaku di lini depan.

No Comments

Pelatih Brazil Senang Lihat Perkembangan Paulinho di Barca

Pelatih Brazil Senang Lihat Perkembangan Paulinho di Barca

Pelatih Tim Nasional Brazil, Tite, mengaku turut senang dengan perkembangan yang ditunjukkan salah seorang gelandangnya, Paulinho, semenjak eks Tottenham Hotspur tersebut merapat ke Barcelona pada musim panas kemarin.

Pelatih Brazil Senang Lihat Perkembangan Paulinho di Barca

Seperti diketaui, Barcelona sempat mendapat cemoohan dan kritik setelah merogoh kocek yang cukup dalam, 40 Juta euro, untuk mendaratkan gelandang berusia 27 tahun tersebut pada musim panas kemarin. Wajar saja, pasalnya Paulinho bermain di luar Eropa, tepatnya di ajang Liga Super Tiongkok, yang kita ketahui tidak terlalu menarik untuk disaksikan.

Apalagi, melirik fakta bahwa sebelumnya sang pemain asal Brazil sempat mengalami kegagalan saat bermain bagi Tottenham Hotspur. Namun, paulinho akhirnya menunjukkan perkembangan yang apik di awal musim ini bersama barcelona. Dia membuktikan bahwa kritik yang dilayangkan publik itu salah, bahkan berhasil menjadi pahlawan kemenangan Barca atas Getafe beberapa waktu lalu.

Sejak saat itu, Paulinho mulai mendapatkan respek dari publik, Perlahan tapi pasti, eks Tottenham menjadi sosok yang mulai mendapat kans main reguler dari manajer Ernesto Valverde.

Fakta itulah yang membuat pelatih Brazil, Tite, merasa senang, apalagi tahun depan timnya akan menghadapi ajang Piala dunia di rusia yang tentu saja akan menghadirkan persaingan yang sulit, sejak pekan pertama sampai akhir.

“Saya pikir Paulinho terus berkembang dan ia menaikkan level permainannya, dari sudut pandang saya, alasan ini terjadi karena di Barcelona mereka bermain dengan kerja sama yang begitu tinggi. Dia bermain dengan gaya box to box, dan memiliki kemampuan istimewa dalam membaca permainan. Dia akan menjadi pemain yang amat bagus untuk Barcelona.” tutur Tite menurut FFT.

No Comments

Cristiano Ronaldo Merasa Hampa Jika Tidak Raih Trofi

Cristiano Ronaldo Merasa Hampa Jika Tidak Raih Trofi

Pentolan Real Madrid, Cristiano Ronaldo, angkat bicara mengenai tekad meraih trofi juara, baik itu di level klub maupun di level Internasional bersama dengan Real Madrid. Diakui oleh mantan bintang Manchester United tersebut, bahwa dirinya akan merasa sangat hampa jikalau memang dalam satu musim tak bisa meraih trofi juara.

Cristiano Ronaldo Merasa Hampa Jika Tidak Raih Trofi

Sebagaimana diketahui, Cristiano Ronaldo bergabung dengan Real Madrid pada bursa transfer tahun 2009 silam. Sampai saat ini, Ronaldo sempat merasakan nihil gelar, tepatnya pada musim 2014/15, di musim terakhir kepelatihan Carlo Ancelotti. Namun, dalam dua musim terakhir, raihan gelar justru menghujani pemain berusia 32 tahun tersebut, dengna meraih dua trofi Liga Champions Eropa, dan diantaranya satu trofi Piala Euro bersama dengan Timnas Portugal.

Sedangkan di awal musim ini, produktivitas gol Ronaldo terbilang sedikit menurun. di ajang Liga champions Eropa, dia memang berhasil mengemas lima gol dari dua pertandingan fase Group, tapi di ajang La Liga Spanyol, ronaldo belum mampu mencetak satu gol pun, sampai-sampai manajer Zinedine Zidane kemudian menuturkan kekecewaannya akan fakta ini.

Nah, di tenga-tengah fakta serat gol tersebut, Ronaldo sendiri justru berbicara soal trofi. Dia merasa musim tanpa trofi adalah kehampaan yang mendalam, karena klub termasuk dirinya, sudah bekerja keras selama kurang lebih 11 bulan untuk raihan trofi juara.

“Di dalam lapangan yang terpenting adalah memenangkan trofi. Kami bekerja sepuluh, 11 bulan; jika Anda tidak memenangkan apapun, itu terasa hampa,”

“Saya suka memenangkan banyak trofi, baik secara kolektif maupun individual, karena saya memang bekerja keras untuk itu. Di luar [lapangan], keluarga dan teman-teman adalah yang terpenting dan untuk mencoba menjadi orang paling bahagia di dunia.” ujar Ronaldo kepada mantan rekannya di United Rio Ferdinand dalam wawancara untuk Nike Football.

Saat ini, Cristiano Ronaldo sendiri tengah bersiap untuk membela tim Nasional Portugal dalam lanjutan babak kualifikasi Piala Dunia 2018.

No Comments

Giovinco Akui Juventus Ajarkan Mental Pemenang

Giovinco Akui Juventus Ajarkan Mental Pemenang

Sebastian Giovinco, meskipun sudah tidak lagi berkostum Juventus, namun penyerang asal Italia ini tetap memiliki kenangan yang manis bersama Bianconneri. Bahkan, sosok yang kini membela toronto FC mengungkapkan bagaimana Juventus mengajarkan dirinya untuk memiliki mental sebagai seorang pemenang.

Giovinco Akui Juventus Ajarkan Mental Pemenang

Sosok berusia 30 tahun tersebut memang merupakan salah satu pemain hasil didikan akademi Juventus, yang kemudian melakoni debut professionalnya di tahun 2006. Setelah enam musim membela Bianconneri, Giovinco sempat dipinjamkan ke Empoli, kemudian bergabung ke Parma, sebelum kemudian menjadi bagian dari klub Amerika Serikat, Toronto FC.

Nah, baru-baru ini, Giovinco bercerita mengenai kisah perjalanan karirnya, dan bagaimana dia sempat kesulitan saat mengenyam pendidikan di tim akademi Juventus. Sempat ada kata menyerah, sebelum kemudian sang ayah menyadarkan dirinya. Dari pengalaman pengalaman yang dia dapat bersama dengna Juventus, ada satu pelajaran yang dipetik Giovinco, bahwa Juventus adalah klub yang selalu mengajarkan mental untuk menjadi seorang pemenang.

“Ketika saya berusia 15 atau 16 tahun, saya tak mendapatkan waktu bermain. Dan pada sebagian besar perjalanan pulang, saya hanya duduk di mobil dan menangis. Suatu hari Ayah menghentikan mobil dan mengatakan bahwa dia tak akan kembali ke Juventus bila terus menangis. Sejenak saya berpikir, dan kemudian saya bersumpah tak akan menangis dan hanya akan bekerja dan menang,”

“Jujur, itu adalah semua yang diharapkan di klub. Tanpa air mata. Berikan segalanya. Ada mentalitas seperti ini di Juventus. Ini cukup sederhana. Menang. Mereka mengajarkan anda rasa hormat, dan untuk menang dengan terhormat. Tapi di penghujung hari, semua bermuara pada satu hal. Kemenangan. Pola pikir itu ditanamkan pada diri saya sejak saya pertama kali tiba di Juventus. Hanya menang,” demikian kenang Giovinco.

Sejak merapat ke Toronto FC pada tahun 2015 silam sampai sekarang ini, Giovinco sendiri berhasil mencatatkan 63 gol dari total 98 pertandingan.

 

No Comments