Tag: Maurizio Sarri

Pelatih Chelsea Jadi Rebutan Juventus dan AS Roma

Maurizio Sarri

Pelatih Chelsea, yakni Maurizio Sarri merupakan pelatih yang saat ini tengah diperebutkan oleh Juventus dan AS Roma. Hal ini membuka peluang pelatih Chelsea ini untuk dapat kembali berkarir di Italia lagi.

Disebutkan jika Maurizio Sarri dan pelatih Lazio yakni Simone Inzaghi merupakan dua pelatih yang saat ini tengah diincar oleh Juventus sebagai pengganti Massimiliano Allegri, yang segera hengkang dari Turin di penghujung musim ini.

Selain itu, AS Roma juga ternyata sangat menginginkan Sarri yang akan mereka jadikan sebagai pengganti dari pelatih mereka yakni Claudio Ranieri yang juga akan segera berhenti di musim panas mendatang.

Sarri sendiri mempunyai satu tahun dalam kontraknya bersama Chelsea. Akan tetapi, sepertinya kontrak pelatih ini tidak akan diperpanjang. Itu sebabnya, dia sangat berpeluang untuk kembali ke Italia. Italia sendiri merupakan negara asalnya yang sebelumnya menjadi tempatnya berkarir sebelum menetap di Stamford Bridge di awal musim yang lalu.

Di sisi lain, Sarri banyak mendapat kritikan dari para suporter The Blues karena pola permainannya yang dinilai kurang baik dan tidak pas untuk timnya saat ini. Hal ini membuatnnya dinilai gagal memberikan waktu yang pas untuk para pemain muda Chlesea diantaranya Callum Hudson-Odoi menit yang cukup.

Maurizio Sarri sendiri memimpin Chelsea menuju posisi ketiga di Liga Premier dan meraih babk final Piala Liga pada musim ini. Kini, mereka juga bersiap dalam permainan di babak final Liga Eropa berhadapan dengan Arsenal pada tanggal 29 Mei yang akan datang. Hasil ini membuat banyak pihak yang paham jika The Blues bisa saja tidak mengganti pelatih mereka, namun tekanan yang didapat Sarri dapat membuatnya memutuskan hengkang dari tim.

Frank Lampard menjadi sosok yang dinilai pantas menggantikan Maurizio Sarri sebagai pelatih Chelsea, jika nantinya dirinya berhenti. Walau belum diketahui apakah rumor ini akan terjadi di musim mendatang.

Akan tetapi, Chelsea disebut-sebut tertarik menarik kembali mantan pemain andalan mereka tersbeut yang pernah memberikan gelar juara bagi tim selama dua dekade belakangan ini ke Stamford Bridge. Walau begitu, Derby Country jelas tidak ingin melepas pelatih mereka tersebut dan akan berjuang mempertahankan Lampard.

Pelatih 40 tahun tersebut merupakan mesin gol paling banyak untuk Chelsea dan tampil di lebih dari 600 laga selama tampil dengan klub London Barat tersebut. Frank Lampard sudah tampil dengan mengesankan pada musim pertamanya dalam mengasuh timnya dan memimpin Derby meraih final play-off Championship kontra Aston Villa minggu depan.

Maurizio Sarri Ingin Mateo Kovacic Jadi Pemain Tetap di Chelsea

Mateo Kovacic

Maurizio Sarri mengungkapkan jika dia sudah memberikan permintaan pada pihak Chelsea. Dimana dia berharap klub mau menjadikan gelandang dari Real Madrid, yakni Mateo Kovacic sebagai pemain tetap di The Blues.

Mateo Kovacic sendiri meruakan pemain pinjaman yang bermain di the Blues setelah diperoleh dari Real Madrid selama satu tahun di musimlalu. Kini, pemain dari Kroasia tersebut menjadi salah satu pemain andalan yang membawa Chelsea meraih posisi baik di liga dengan ikut dalam 30 laga sulit mereka.

Akan tetapi, klub ini hanya dapat menjadikannya sebagai pemain tetap, jika banding terkait proses transfer pemain selama dua musim mendapatkan pencerahan dari pihak Fifa pada klub ini. Nantinya, the Blues akan kebali mengajukan banding pada Kamis (11/4) pekan ini, apakah hukuman yang mereka terima terkait proses belanja pemain akan dibatalkan atau ditunda.

Selama ini, performa Kovacic memunculkan banyak pendapat yang berbeda dari para pengamat serta penggemar mereka. Akan tetapi, Sarri mengaku tidak memiliki banyak kapasitas dalam menentukan segalanya dan kini gelandang ini juga akan bersaing dengan Jorginho untuk pemain di posisi lini tengah.

Secara umum, Sarri sudah menampik akan melakukan pencarian pemain baru dalam bursa transfer nanti. “Tidak, saya hanya ingin Kovacic bertahan bersama kami dan dia sudah menampilkan hasil yang baik selama ini. Dia memang merupakan pemain pinjaman namun saya hanya ingin supaya Mateo Kovacic bertahan dan menjadi pemain tetap di tim ini,” ucap Sarri.

Maurizio Sarri

Lebih lanjut, pelatih Chelsea ini mengungkapkan bahwa mereka memiliki masalah pada bagian skuad walau begitu, tim masih memiliki Jorginho. “Saya merasa jika Kovacic merupakan gelandang tengah yang terbaik kini. Dia mungkin bukan gelandang bertahan, namun posisi di tim dapat dia mainkan dengan sangat baik,” tambahnya.

Selain itu, Sarri menjelaskan dalam laga terakhir tim, Jorginho mencatatkan rekor memainkan bola 161 kali. Itu sebabnya, posisinya juga menjadi hal yang penting karena kualitas yang dia miliki.

Hal ini mengisyaratkan jika Maurizio Sarri tidak akan segera melakukan pendekatan pada pemain yang pernah menjalani latihan di Stamford Bridge, yakni Declan Rice. Rice sendiri akan bermain sebagai starter untuk West Ham United dalam laga pada Selasa (9/4) dinihari nanti.

Declan Rice sendiri dijual oleh the Blues ketika dia masih berumur 14 tahun. Akan tetapi, saat ini dia dihubungkan dengan banyak klub besar, diantaranya Manchester United serta Manchester City karena performanya yang semakin tangguh saat ini.

Maurizio Sarri : Saya Sudah Terbiasa Dicaci Suporter The Blues

Maurizio Sarri

Sepertinya pelatih Chelsea yakni Maurizio Sarri sudah tidak peduli lagi dengan komentar negatif yang dialamatkan padanya. Sarri sendiri mengungkapkan jika dirinya sudah terbiasa dengan pro kontra dari para suporter timnya terkait kondisi tim yang dinilai semakin terpuruk.

Hal ini diungkapkan Maurizio Sarri setelah timnya mencatatkan kemenangan dengan skor 2-1 atas Cardiff City. Chelsea menciptakan gol kontroversial yang diserang oleh Cesar Azpilicueta. Saat itu, dia sudah berada dalam posisi offside dan sundulan Ruben Loftus-Cheek di waktu injury memberi peluang kemenangan untuk The Blues. Hasil mengejutkan tersebut membuat tim ini kini bertengger di posisi keenam di klasemen Liga Inggris.

Keputusan mantan pelatih Napoli ini tidak memainkan Eden Hazard dan N’Golo Kante dan menjadikan mereka sebagai pemain cadangan memang membuatnya diserbu cacian dari para suporter. Mereka bahkan menyerukan slogan “Kami ingin Sarri out!” dan “Anda tak pernah tahu yang Anda lakukan” setelah sempat terseok dengan skor 1-0 di babak kedua.

“Saya dapat paham dengan apa yang dialami para suporter kami dan saya juga tahu apa yang saja lakukan dengan baik. Saya sudah berkarir disini selama 45 tahun dan saya memutuskan segalanya dengan pertimbangan yang baik,” ucap Sarri.

Maurizio Sarri

“Kini, saya merasa semua memang akan terjadi seperti ini. Hal ini membuat saya semakin terbiasa.  Saya hanya bekerja dan berusaha membuktikan apa yang saya lakukan merupakan keputusan yang sudah dipertimbangan dengan baik. Saya juga ingin memberikan yang terbaik untuk para suporter kami.” Ucapnya lagi.

Para fans dari Chelsea terlihat kecewa saat Sarri yang mulai menjadi pelatih Chelsea sejak Juli lalu tidak berhasil membantu tim lepas dari beberapa hasil kekalahan yang terjadi di tahun 2019, termasuk saat mereka kalah telak dengan skor 0-4 kontra Bournemouth, kekalahan dengan skor telak 0-6 kontra Manchester City serta 0-2 kontra Everton.

Pelatih dari Italia tersebut mengaku jia dian ingin membuat timnya kembali berjaya dan akan memberi bukti para para penonton jika dia sudah melakukan tugasnya sebagai pelatih dengan maksimal.

“Saya sendiri ingin tetap bertahan di Stamford Bridge. Saat pertama kali menjadi pelatih di tim ini, mereka tertinggal 30 poin dari Manchester City. Tim ini berada di posisi kelima pada klasemen musim lalu. Saya disini ingin memberikan peningkatan pada klub ini. Saya ingin membuat Chelsea berada di posisi terbaik musim ini.” tuturnya lagi.

Chelsea sendiri akan bersiap dalam laga kontra tim di posisi ke-15 yakni Brighton dan Hove Albion pada Kamis (4/4) minggu ini.